Lanjutin ahhhhh….
Apakah penggunaan Injeksi diperlukan di Vixion ??
Basis mesin yang digunakan Vixion adalah mesin jupiter MX yang diperbesar cc nya menjadi 150 cc. Jupiter MX sendiri memang sangat baik akselerasi dan topspeednya, namun itu semua harus dibayar dengan konsumsi BBM yang boros (di banding bebek lain yang 1:50), rata-rata konsumsi BBM Jupiter MX adalah 1 liter untuk 40 Km. Jadi bisa dibayangkan konsumsi BBM nya kalau cc nya diperbesar menjadi 150 cc. Nah, disini lah pinternya Yamaha, untuk mengatasi masalah lebih borosnya itu, dipakailah sistem injeksi di sisi pembakarannya, alhasil, rata-rata konsumsi BBM Vixion menjadi 1 liter untuk 45 Km. Penjualan Vixion pun bisa dikemas dengan kata-kata “Hi Tech”.
Apakah penggunaan radiator diperlukan di Vixion ??
Basis mesin Jupiter MX sendiri memang berkarakter over heat. Bayangkan saja, untuk motor SOHC harian dengan cc sekecil itu (dipasaran indonesia), dengan akselerasi dan topspeed motor harian, ditempelkan radiator untuk mendinginkan mesinnya. Hanya sayangnya, efek radiator tidak sampai ke knalpot, sehingga bagian knalpot yang menempel dengan mesin, pasti terlihat merah bata karna panas. Penggunaan radiator ini pun bisa menekan biaya pembuatan blok mesin, karna blok mesin bisa dibuat lebih tipis, sehingga motor jadi lebih ringan untuk mendukung akselerasi.